Another Sadness..

Belum juga 40 harian abang iparku meninggal, hari ini, pengurus rumah keluarga mertuaku, yang udah ngurusin dan ngerawat suamiku dari kecil, yang jago masak, orang kepercayaan Ibu Mertuaku, akhirnya meninggal dunia, setelah sempat sakit panas, demam dan muntah2. Tadi pagi dibawa ke RS Muhammadiyah, dan kemudian dikirim ke RS Sari Asih karena Muhammadiyah tidak tersedia ruang ICU. Ginjalnya sudah tidak berfungsi, dokter sudah angkat tangan, memang sudah lama sakit, tapi kayanya ga dirasa. Terakhir dia menyebut nama abang iparku almarhum sebelum akhirnya koma magrib tadi.

Sempet tadi siang nemuin dia di ICU, dia minta maaf. Ga tahan, ngumpet di kamar mandi buat nangis. Ga mungkin nangis depan mertuaku. Beban pikirannya udah banyak.

Kematian, membuat kita harusnya merenung…. dan lebih merenung….

Bu Imah, i’m gonna miss your nasi cumi item, mie goreng, nasi pepes, semur lidah…she’s really good at cooking….

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: