Archive for March, 2009

I HEART YARNS

March 2, 2009

I’m in love with yarns. Well, actually fall in love with colors, I love colors. Colors make your day, your life, brighter and meaningful.

My yarns are my treasure right now, haha don’t laugh… I could sit and stare at them, wondering what I’ll gonna do with this, with that. My dream is I had white craft room, with white table and chair, with full-height shelves that consists of yarns. Lots of it. Colorful. On the other wall, there will bookshelf, and the other wall is my desk with lot of scrapthing and my creation… There must be yoga mat and candle, and Spa Sound as a backsound. Hahaaa….my dream…hopefully will come true…even in my sleep….

For now, please enjoy my yarns 🙂

DSC03984

This is real cotton yarn from Peaches and Creme.

DSC03985

My acrylic collections, from Bernat, Red Heart Saver and else.

DSC03987 The soft yarns.

Well, from this collection you can see that I stick in soft, pastel and dull colors, the bright colors are NOT me, but I still had some of them.

Advertisements

BERDUKA

March 2, 2009

Posting ini mestinya tertanggal 21 Februari 2009, tapi baru sempat isi blog lagi sekarang.

21 Feb

Hari ini Sabtu, Bapak mertuaku meninggal dunia kira-kira pukul 5.35 pagi. Beliau sudah dirawat 11 hari di rumah sakit karena penyakit jantungnya kambuh.  Kemarin sore sempat menjenguknya dan kita semua pulang bersama, termasuk Ibu dan kakak ipar, melihat keadaan beliau yang semakin pulih dan segar. Infus sudah dicpot dan beliau sudah bisa duduk tegak tanpa bantuan. Setelah beberapa kali mengalami masa krisis beberapa hari lalu, tentu kondisi beliau yang kelihatan membaik membuat kami semua berpikir bahwa besok pasti dokter akan mengizinkan beliau pulang.

Tapi Tuhan berkata lain, subuh jam  5.15, telepon rumah berdering, dan kami langsung tahu kalau ada keadaan darurat. Tak sempat bertemu lagi, beliau menghembuskan nafas terakhir di pukul 5.35.

Beberapa hari terakhir beliau memang menunjukkan tanda-tanda akan kepergiannya, mulai dari mencukur jenggotnya (untuk siap-siap), keinginannya untuk ‘pulang..pulang..’, selalu kepanasan. Beberapa orang dekat kami sudah meminta kami untuk siap-siap kalau terjadi apa-apa, biasanya orang yang akan dipanggil menunjukkan keadaannya yang semakin ‘membaik’.

Meninggalnya Bapak jatuh tepat pada bulan ke-11 setelah meninggalnya kakak iparku.

…..Semoga arwah mereka berdua diterima di sisi Mu, ya Allah….