BERDUKA

Posting ini mestinya tertanggal 21 Februari 2009, tapi baru sempat isi blog lagi sekarang.

21 Feb

Hari ini Sabtu, Bapak mertuaku meninggal dunia kira-kira pukul 5.35 pagi. Beliau sudah dirawat 11 hari di rumah sakit karena penyakit jantungnya kambuh.  Kemarin sore sempat menjenguknya dan kita semua pulang bersama, termasuk Ibu dan kakak ipar, melihat keadaan beliau yang semakin pulih dan segar. Infus sudah dicpot dan beliau sudah bisa duduk tegak tanpa bantuan. Setelah beberapa kali mengalami masa krisis beberapa hari lalu, tentu kondisi beliau yang kelihatan membaik membuat kami semua berpikir bahwa besok pasti dokter akan mengizinkan beliau pulang.

Tapi Tuhan berkata lain, subuh jam  5.15, telepon rumah berdering, dan kami langsung tahu kalau ada keadaan darurat. Tak sempat bertemu lagi, beliau menghembuskan nafas terakhir di pukul 5.35.

Beberapa hari terakhir beliau memang menunjukkan tanda-tanda akan kepergiannya, mulai dari mencukur jenggotnya (untuk siap-siap), keinginannya untuk ‘pulang..pulang..’, selalu kepanasan. Beberapa orang dekat kami sudah meminta kami untuk siap-siap kalau terjadi apa-apa, biasanya orang yang akan dipanggil menunjukkan keadaannya yang semakin ‘membaik’.

Meninggalnya Bapak jatuh tepat pada bulan ke-11 setelah meninggalnya kakak iparku.

…..Semoga arwah mereka berdua diterima di sisi Mu, ya Allah….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: